oleh

Barampok KSB Ditunda, Ada Apa?

SUMBAWA BARAT – Kegiatan Barampok yang semula akan digelar 27 September 2026 ditunda, ada masalah apa?

Penundaan tersebut disampaikan oleh Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sekaligus Ketua Panitia Barampok, Agusti Lanang Medyar.

Keputusan itu diambil setelah panitia melakukan koordinasi dengan jajaran Kodim 1628/Sumbawa Barat.

Agusti menuturkan, penyesuaian jadwal dilakukan karena adanya agenda nasional TNI yang harus mendapat perhatian dan dukungan dari jajaran Kodim Sumbawa Barat.

“Jadi Kodim Sumbawa Barat mendapatkan telegram dari Mabes TNI untuk menyukseskan agenda nasional TNI tanggal yang sama 27 September. Tentu sebagai pembina kami tidak bisa mengganggu konsentrasi Kodim untuk menyukseskan agenda tersebut, dan kami pilih mundur agar lebih matang,” kata Agusti.

Menurut dia, penundaan selama satu pekan bukan saja perubahan jadwal, tetapi menjadi kesempatan bagi panitia untuk mematangkan berbagai kebutuhan kegiatan.

Keputusan tersebut diumumkan pada Kamis, 17 September 2026 malam, setelah melalui koordinasi lintas sektor. Panitia bersama jajaran Kodim 1628/SB memastikan seluruh aspek teknis dapat dipersiapkan secara lebih optimal.

“Keputusan mengundurkan jadwal ke tanggal 4 Oktober 2026 adalah hasil koordinasi komprehensif bersama jajaran Kodim 1628/SB. Ini adalah langkah taktis demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan Barampok dapat berjalan sukses tanpa ada kendala berarti,” tegas Agusti kepada wartawan di Taliwang.

Ia mengatakan, tambahan waktu persiapan selama satu pekan akan dimanfaatkan panitia untuk merapikan berbagai kebutuhan teknis, termasuk koordinasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan.

Agusti juga mengimbau masyarakat, peserta, dan tamu undangan untuk mencatat perubahan jadwal tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait pelaksanaan kegiatan.

“Masyarakat, peserta, serta tamu undangan diimbau untuk segera mencatat penyesuaian jadwal terbaru ini guna menghindari kebingungan di kemudian hari,” tandasnya.

Sementara itu, Dandim 1628/SB Letkol Inf Rendra Agit Trisnawan melalui Kasdim Mayor Agus, SH, membenarkan adanya penyesuaian jadwal tersebut.

Ia menegaskan, perubahan jadwal Barampok bersifat situasional dan berkaitan dengan agenda TNI yang berlangsung pada waktu berdekatan.

“Intinya kami lebih kepada mengedepankan kearifan lokal dan budaya di Bumi Pariri Lema Bariri,” katanya.

Kasdim memastikan jajaran TNI tetap memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Barampok yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) Kabupaten Sumbawa Barat ke-23 Tahun.

Dukungan tersebut mencakup aspek pengamanan maupun fasilitasi teknis di lapangan, sehingga kegiatan diharapkan dapat berlangsung secara tertib, aman, dan khidmat.

Dengan perubahan jadwal tersebut, Barampok dijadwalkan kembali digelar pada Minggu, 4 Oktober 2026. Panitia berharap tambahan waktu persiapan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghadirkan kegiatan yang lebih matang sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, kearifan lokal, dan budaya masyarakat Sumbawa Barat.