SUMBAWA BARAT – Panggung Rockmasketeer 3 Fest 2026 di Gedung Hanipati, Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), semakin semarak dengan penampilan grup band pelajar Wild Horses (Kuda Liar) dari SMA Negeri 2 Sumbawa Besar. Membawa energi dan karakter musik anak muda, lima personel Wild Horses sukses mencuri perhatian dalam penampilan perdana mereka di Festival Musik Pelajar se-NTB tersebut, Kamis (5/11/2026).
Meski baru terbentuk pada 2026, Wild Horses tampil dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka datang bukan sekadar meramaikan panggung, tetapi juga membawa ambisi untuk bersaing dan membuktikan kemampuan bermusik di hadapan peserta dari berbagai sekolah di Nusa Tenggara Barat.
Wild Horses diperkuat lima personel, yakni Yadit Fatihurrahmat sebagai vokalis, Muhammad Rizki Nasrulloh pada bass, Dilaga sebagai gitaris, Vinsen sebagai drummer, serta Dike Zutto yang mengisi instrumen biola.
Perpaduan sejumlah instrumen tersebut menjadi karakter tersendiri bagi grup band asal Sumbawa Besar ini. Kehadiran biola di tengah komposisi musik band juga memberikan warna berbeda dalam penampilan mereka.
Dalam kompetisi tersebut, Wild Horses mendapatkan nomor urut penampilan kedua pada kategori SMA yang diikuti enam band. Secara keseluruhan, Rockmasketeer 3 Fest 2026 diikuti 13 peserta dari berbagai sekolah di NTB.
Untuk menghadapi persaingan, Wild Horses telah mempersiapkan dua lagu andalan dan satu lagu wajib. Mereka optimistis dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus membuka peluang untuk melaju ke babak final.
Vokalis Wild Horses, Yadit Fatihurrahmat, berharap keikutsertaan mereka mendapat dukungan dari teman-teman, para guru, serta seluruh keluarga besar SMA Negeri 2 Sumbawa Besar.
Dukungan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh personel untuk tampil maksimal. Jika berhasil melangkah ke babak final, Wild Horses telah menyiapkan lagu andalan yang akan kembali mereka persembahkan.
Di sisi lain, Rockmasketeer 3 Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan potensi dan kreativitas di bidang seni musik.
Pembina Komunitas Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (Komppass Indonesia) Sumbawa Barat, Benny Tanaya, mengatakan festival tersebut diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pelajar yang memiliki bakat dan minat di bidang musik.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali ruang kreativitas seni bermusik di Kabupaten Sumbawa Barat yang telah cukup lama vakum.
“Ajang ini diharapkan menjadi wadah apresiasi dan motivasi bagi anak-anak pelajar yang memiliki potensi di bidang musik, sekaligus membuka kembali ruang kreativitas seni bermusik di KSB,” ujarnya.
Festival yang berlangsung pada 5–7 November 2026 tersebut diikuti peserta dari berbagai sekolah, di antaranya SMA Negeri 2 Selong Lombok Timur, SMA Negeri 2 Sumbawa Besar, SMA Negeri 1 Sumbawa Besar, MTs Negeri 1 Sumbawa Barat, SMP Negeri 1 Taliwang, dan SMA Negeri 1 Taliwang.
Peserta lainnya berasal dari SMA Negeri 1 Seteluk, SMA Negeri 1 Jereweh, MAN 1 Sumbawa Barat, SMA Negeri 2 Taliwang, AMMAN Academy, serta SMP Negeri 1 Sumbawa Besar.
Kehadiran Wild Horses dan belasan peserta lainnya memperlihatkan besarnya potensi seni musik di kalangan pelajar NTB. Panggung Rockmasketeer menjadi bukti bahwa sekolah bukan hanya ruang untuk mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga tempat lahirnya talenta dan kreativitas.
Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, Rockmasketeer 3 Fest 2026 diharapkan mampu membangkitkan kembali geliat musik pelajar di Sumbawa Barat sekaligus membuka jalan bagi lahirnya musisi-musisi muda yang kelak mampu bersaing di panggung yang lebih luas.
