oleh

PKB Cabut Diri dari Koalisi Parpol

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menarik diri dari koalisi parpol pengusung bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumbawa, Drs H. Mahmud Abdullah-Dwi Noviany, S.Pd M.Pd (H.Mo-Novi), jika hanya menjadi partai pendukung.

Sekretaris DPC PKB Sumbawa, Zakariah Surbini kepada wartawan di halaman kantor KPU Sumbawa menegaskan, bahwa sikap partainya sudah jelas yakni, PKB tidak mau jadi pendukung.

“Ini perintah DPP PKB. Jika jadi pendukung lebih baik mundur dari koalisi,” ungkapnya kesal.

Menurutnya, DPC PKB Sumbawa tidak pernah berbohong, begitu juga DPW dan DPP PKB tidak pernah membohongi siapa-siapa.

Sekretaris DPC PKB Sumbawa Zakaria Surbini (Kanan)

“Yang menghambat masalah ini adalah perjalanan. Dan tadi di sekitar Kecamatan Rhee tidak ada sinyal. Kan tadi ibu Novi mengatakan utusannya tidak nyambung. Dan ini langsung diantar oleh orang DPW ali Sukro kepala sekretariat DPW PKB NTB,” tuturnya.

Karena itu,  sambungnya, SK tersebut dijemput menggunakan sepeda motor dan mobilnya ditinggal.

”Alhamdulillah diruangan kami sudah berjuang dilapangan kami berjuang. Toh juga ini tidak dihargai dan tidak diindahkan. Dan kami hari ini akan segera berkonsolidasi mau mendukung atau tidak dan siapa saja nanti itu silahkan wahuallahualam bissawab,”tandasnya.

Hal terpenting, kata dia, tugasnya menjaga dan mengamankan seluruh konstituen yang dibawah. Supaya tidak resah, tidak ribet dan harus tetap aman dan nyaman.

Disinggung soal apakah PKB bisa mengusung pasangan lain, ia mengungkapkan jika hal tersebut sangat mungkin. “Karena masih ada waktu dua hari lagi untuk pendaftaran,” pungkasnya.(SP)