SUMBAWA BARAT – Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sahnam, S.H., mengapresiasi inovasi yang dilakukan Rumah Sakit Asy-Syifa dalam meningkatkan pelayanan publik.
Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan di RS Asy-Syifa dalam kunjungan Tim Visitasi Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (15/10/2026).
Menurut Sahnam, inovasi yang dijalankan rumah sakit tersebut sangat luar biasa, terutama dalam upaya memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.
Sahnam menekankan pentingnya keterbukaan informasi terkait hal-hal yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan publik. Seperti informasi ketersediaan stok darah, agar masyarakat tidak kesulitan mencari informasi saat membutuhkan.
Selain itu, ia juga mendorong agar penggunaan anggaran yang berkaitan dengan pelayanan publik, seperti anggaran pendamping pasien, ambulans gratis, dan anggaran pelayanan lainnya, dipublikasikan secara rutin setiap bulan.
Menurutnya, transparansi melalui media sosial maupun media massa lainnya akan membuat pelayanan publik terlihat lebih terbuka dan akuntabel, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.
Inilah enam Inovasi yang dikembangkan oleh Manajement RSUD Asy-Syifa.
INOVASI YANG SEDANG DIKEMBANGKAN RSUD ASY-SYIFA:
1. SIKOMPAS – Sistem Informasi Kompetensi Pegawai Rumah Sakit.
Untuk memetakan kompetensi, sertifikasi, dan kebutuhan pelatihan pegawai.
2. PERMISI TABE – Pengantaran Resep Mido Sia, Tu Antat Sampe Bale
Bahasa Sumbawa artinya “Obat kami antar sampai rumah”. Inovasi antar obat gratis ke rumah pasien, jadi pasien tidak perlu antre lama di farmasi.
3. SINTAKO – Sistem Informasi Tata Kelola Obat adalah Untuk mengelola stok, distribusi, dan mencegah kekosongan obat secara digital.
4. SoP Kepiting – Sharing On Pencegahan dan Kolaborasi Penanganan Stunting adalah Program kolaboratif RSUD untuk percepatan penurunan stunting di KSB.
5. SAPA KONTROL – Sistem Pelayanan Aman Pengingat Jadwal Kontrol adalah Sistem yang mengingatkan jadwal kontrol pasien via WA/SMS agar tidak lupa berobat ulang.
6. SI SADAR – Sistem Informasi Satu Data RS
Hadir dalam kunjungan tersebut, Sahnam, S.H., ( Ketua Komisi Informasi Provinsi NTB ), Suaeb Qury, S.HI., M.Ag., ( Komisioner Bidang Sosialisasi, Edukasi dan Komunikasi Publik (SEKP) Komisi Informasi Provinsi NTB, Dr. Armansyah Putra, M.Pd., ( Komisioner Bidang Kelembagaan Komisi Informasi Provinsi NTB., Safrudin, S.H., M.H., ( Kepala Bidang IKP Dinas Kominfotik Provinsi NTB )., Indra Jaya Husain, S.H., M.H., ( Staf Sekretariat Komisi Informasi Provinsi NTB )., M. Chaerul Nizar ( Staf Sekretariat Komisi Informasi Provinsi NTB ) Tim dipimpin langsung oleh Ketua KI NTB, Sahnam, S.H., Dirut RSUD Asy-Syifa, Sekdis Kesehatan, dan kabid diskominfo.(**)
