oleh

Bendungan Bintang Bano Siap Diresmikan Jokowi

JAKARTA – Direktur Operasi I PT Hutama Karya (Persero) Novias Nurendra memastikan, Bendungan Bintang Bano siap diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada akhir tahun 2021.

“Proyek ini mampu diselesaikan lebih cepat 3 bulan dari schedule yang ditetapkan dan siap diresmikan oleh Presiden Jokowi akhir tahun 2021 ini,” ujar Novias Nurendra dalam siaran pers, Jumat (26/11/2021) kemarin.

Tak hanya Hutama Karya, proyek ini juga dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) (Brantas) dan PT Bahagia Bangunnusa dengan skema joint-operation atau kerja sama operasi (KSO).

Saat ini, progres pembangunan bendungan yang berlokasi di Desa Bangkat Monte, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah 100 persen.

Bendungan ini dibangun dalam dua tahap, dimana tahap I dilaksanakan pada tahun 2015 sampai tahun 2019 dan tahap II pada tahun 2020 hingga 2021.

Lingkup pekerjaan yang digarap oleh Hutama Karya dalam pembangunan Bintang Bano berupa galian tanah dan batu, hidromekanikal (radial gate dan stoplog), pembangunan spillway (pelimpah) dan jembatan spillway, serta jalan akses.

Kemudian, normalisasi sungai, pekerjaan pengaman tebing (shotcrete), pembangunan fasilitas umum, juga pekerjaan lanskap.

Setelah dirampungkan, Bendungan Bintang Bano diharapkan akan meningkatkan produktivitas pertanian, fungsi irigasi dan pengendalian banjir.

Desain Bendungan Bintang Bano dirancang setinggi 72 meter dengan panjang 471 meter serta lebar puncak 12 meter ini juga dinilai sebagai salah satu bendungan terindah yang ada di Indonesia.

Bendungan ini dirancang mampu menyuplai air untuk daerah irigasi dengan luas 6.695 hektar, penyediaan air baku dengan debit sebesar 555 liter per detik, dan mereduksi banjir sebesar 647 meter kubik per detik.

Dengan adanya suplai air secara berkelanjutan dari Bendungan Bintang Bano diharapkan dapat mendukung pertanian di Sumbawa Barat dan berdampak positif untuk pariwisata karena lokasinya memiliki pemandangan alam yang indah.(red)