oleh

Desa Moteng Targetkan 100 Persen untuk Firin-Fud, di Desa Beru ‘Haram’ Pilih Kotak Kosong

BRANG REA – Pasangan calon bupati – wakil bupati Sumbawa Barat, HW MUsyafirin – Fud Syaifuddin (Firin – Fud) diyakini akan meraup suara sangat signifikan di Kecamatan Brang Brang Rea. Bahkan warga setempat menargetkan perolehan suara setidaknya 100 persen untuk Firin – Fud.

“Untuk Desa Moteng target kami 100 persen, karena masyarakat disini kompak mendukung Pak Haji Musyafirin dan Pak Fud Syaifuddin untuk melanjutkan kepemimpinan KSB di periode kedua,” ujar perwakilan tokoh agama Dusun Moteng di hadapan calon Bupati KSB, Senin (12/10).

Ia mengungkap sejumlah alasan mengapa warga Desa Moteng kompak mendukung Firin – Fud. Selain karena pasangan ini dinilai berhasil selama hampir 5 tahun memimpin di periode pertama dengan berbagai program yang telah digelontorkan, juga karena keduanya tetap kompak dan selalu seirama dalam melaksanakan kepemimpinan.

“Sulit mencari Bupati-Wakil Bupati yang tetap solid dan kompak dari awal sampai akhir masa jabatan, bahkan mencalonkan diri kembali berdua di periode berikutnya. Kebanyakan pemimpin di Daerah lain sudah pecah kongsi dalam beberapa tahun menjabat. Tapi Pak Firin dan Pak Fud telah membuktikan, sampai sekarang beliau berdua tetap kompak dan sehati. Beliau berdua telah meneruskan tradisi baik, tidak pecah kongsi dari pemimpin KSB terdahulu (KH Zulkifli Muhadli – H Mala Rahman) yang tetap bersama di dua periode,” bebernya

Menurutnya, kekompakan pemimpin di suatu daerah sangat penting, karena dengan begitu pemimpin bisa fokus bekerja untuk kepentingan rakyat.

“Kekompakan seperti ini juga menjadi pelajaran penting sekaligus motivasi untuk rakyat sehingga partisipasi rakyat dalam program pembangunan bisa maksimal. Karena ketika pemimpin pecah, rakyat juga akan terbelah. Kondisi demikian tentu tidak baik untuk daerah,” urainya.

Di Pilkada 2015 dimana saat itu bertarung tiga pasangan calon, tidak mendukung pasangan Firin-Fud. Ia berjuang dan menjadi tim inti pemenangan pasangan calon lain di Kecamatan Brang Rea. Tetapi setelah Firin-Fud terpilih dan menjabat sekitar 6 bulan, Ia langsung memutuskan hijrah danmendukung kepemimpinan pasangan berlatarbelakang birokrat-politisi itu.

“Saya melihat program-program yang dilaksanakan benar-benar menyentuh kepentingan dasar masyarakat. Semua hajat hidup dari semua element masyarakat tersentuh dengan berbagai program itu. Mulai dari infrastruktur, sekarang tidak ada daerah terisolir di Kabupaten Sumbawa Barat, tidak ada daerah tidak terjangkau signal telekomunikasi, tidak ada daerah tanpa listrik. Petani, peternak, pedagang, UMKM semua disentuh, termasuk kaum Lansia dan penyandang Disabilitas. Kehidupan spritual keagamaan juga begitu. Jadi Wajar beliau berdua tidak ada lawan di Pilkada ini dan disandingkan dengan kolom kosong,” imbuhnya.

Perwakilan tokoh agama ini mengajak seluruh masyarakat di Brang Rea dan KSB umumnya untuk bersatu memilih Firin-Fud sebagai calon tunggal di Pilkada KSB.

“Ini pemimpin yang nyata telah berbuat. Kami yakin warga Brang Rea akan memilih lanjutkan. Kalau di Desa Beru, tempat tinggal saya haram memilih kolom kosong. Apa yang kita harapkan dari kolom kosong itu sementara orangnya tidak ada. Sangat rugi orang yang mencoblos kolom kosong, sementara pemimpin yang ada sudah kita rasakan dan nikmati hasil kerjanya. KSB sudah baik, dibawah kepemimpinan mereka kita harapkan KSB menjadi lebih baik,” tandasnya.

Hal senada juga dikatakan Politisi PDI -Perjuangan Kabupaten Sumbawa Barat, Nurjannah. Kepada warga dalam kampanye calon Bupati HW Musyafirin di Desa Beru, Nurjannah menyatakan Firin -Fud sebenarnya sudah menang. Undang-undang telah memberi kesempatan seluas-luasnya untuk semua figure yang memenuhi syarat untuk mencalonkan diri, melalui jalur perseorangan (independen) maupun jalur partai politik.

“Ketika tidak mendapat kursi (dukungan partai politik) berarti sudah kalah. Sekarang kita hanya melaksanakan pesta demokrasi yang riang gembira sebagai syarat adanya pemimpin. Jadi ajak semua sanak saudara untuk datang ke TPS. Kita hanya punya satu pilihan, coblos tanda gambar, yang tidak bergambar bukan pilihan. Kita harus kompak karena kebersamaan membuat kita kuat,” ucap Nurjannah anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat.

Sementara calon Bupati, HW Musyafirin dalam kegiatan kampanye di belasan titik di Kecamatan Brang Rea, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap masyarakat yang berkomitmen untuk melanjutkan kembali kepemimpinan KSB di periode kedua. Ia menargetkan perolehan suara 95 persen di kecamatan terkait.(SP)