oleh

Ratusan Pejabat di Sumbawa Barat Dimutasi

SUMBAWA BARAT – Setelah sekian lama ditunggu, Mutasi perdana kepemimpinan periode kedua Bupati – Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), H. W. Musyafirin – Fud Syaifuddin akhirnya terlaksana, Jum’at 10 September 2021. Tanpa menyentuh pejabat eselon II, sebanyak 206 pegawai masuk dalam gerbong reposisi dan promosi tersebut.

206 pegawai yang dimutasi itu sebagian besar hanya saling bergeser tempat dan mendapat promosi. Mereka adalah pejabat eselon III untuk jabatan sekretaris OPD (organisasi perangkat daerah), Kepala Bagian (Kabag) dan Kepala Bidang (Kabid). Berikutnya, pada eselon IV untuk jabatan lurah dan kepala seksi (Kasi), sementara sisanya para pegawai administratur dan pengawas.

Bupati HW Musyafirin dalam sambutannya mengatakan, dirinya selaku pembina kepegawaian sangat memahami jika hasil mutasi ini ada pegawai yang merasa tidak puas di posisi barunya. Namun demikian ia memastikan, Baperjakat yang meramu pergeseran tersebut telah melakukan pertimbangan secara bijaksana.

Bupati Sumbawa Barat HW Musyafirin menyaksikan penandatanganan pakta integritas oleh salah satu pejabat yang dimutasi.

“Puas dan tidak puas itu pasti (ada). Tapi saya ingin ingatkan kita semua, bahwa kadang apa yang tidak kita inginkan justru baik dan begitu sebaliknya. Jadi syukuri saja kuncinya,” cetusnya.

Menurut bupati, pertimbangan Baperjakat pada intinya memastikan mesin birokrasi bisa berjalan secara optimal dan berkembang. Karena itu penempatan personil perlu ditimbang matang. Sebab di tingkat lapangan kesalahan personel sekecil apapun akan mempengaruhi kerja-kerja birokrasi.

“Kita tidak boleh mengorbankan kepentingan lebih besar karena satu orang,” tandasnya.

Pada bagian lain, orang nomor satu di KSB ini mengharapkan kepada para pegawai yang dilantik agar segera menyesuaikan diri di tempat tugasnya yang baru.

“Pesan saya lagi. Tetaplah menjadi tauladan dan corong pemerintah di tengah masyarakat,” tegas bupati seraya mengucapkan selamat kepada para pegawai yang baru dilantik.

“Selamat kepada bapak ibu semua dan selalu pegang prinsip IJS (ikhlas, jujur dan sungguh-sungguh) dalam bekerja. Karena itu kunci terbaik dalam mengemban tugas-tugas birokrasi,” imbuhnya.(red)