oleh

Air Terjun “Petung Mampis”, Destinasi Cantik dan “Perawan” di Rarak Ronges

BRANG REA – Potensi destinasi wisata di Kabupaten Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) seolah tak ada habisnya. Daerah ini memiliki destinasi wisata yang lengkap dan mempesona. Salah satu yang tidak kalah cantiknya yaitu destinasi air terjun di Desa Rarak Ronges, Kecamatan Brang Rea. Berada di atas bukit, air terjun yang dinamakan “Petung Mampis” ini tergolong masih perawan.

Dikatakan masih perawan, dikarenakan air terjun tersebut belum terjamah oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kondisi ini dikarenakan keberadaan dari air terjun ini cukup tersembunyi di kawasan hutan Nasional. Lokasi air terjun “Petung Mampis” ini memang terbilang agak renggang dari pemukiman warga. Dibutuhkan waktu sekitar puluhan menit untuk mencapainya dengan berjalan kaki dari pemukiman warga di Dusun Rarak, Desa Rarak Ronges.

Kendati demikian, rasa lelah bagi wisatawan dapat dijamin terbayarkan atas pesona “Petung Mampis”. Ciri khas dengan hempasan air terjun membuat mata, hati  serta pikiran pengunjung “terhipnotis” dengan terwujudnya ketenangan. Apalagi untuk menuju lokasi destinasi ini, terlebih dahulu pengunjung dimanjakan dengan pohon-pohon besar dan rindang di kawasan Hutan Lindung, jalan menanjak, bahkan kegelapan yang menjadi ciri khasnya.

Ikhsan jayadi(Moncos), salah satu pelaku wisata Desa Rarak Ronges

Ikhsan Jayadi, salah satu pelaku wisata setempat mengakui jika keberadaan air terjun ini belum diketahui banyak orang. Maka dari itu, ia bersama beberapa pelaku pariwisata lainnya tengah melakukan penataan. Mulai dari penataan jalur, tempat persinggahan dan beberapa fasilitas lainnya yang nantinya dapat memberikan akses kemudahan bagi wisatawan. Di samping itu, promosi melalui media sosial tengah dilakukan.

Menikmati matahari terbenam dari pemanto bukit semama/ Sumber Foto: Wardan Murti ( Kabarsumbawa.com )

“Di tempat ini juga sangat direkomendasikan untuk camping dalam mencari ketenangan,” ungkapnya.

Mancos sapaan akrab Ikhsan Jayadi menjelaskan, dinamakan “Petung Mampis” dikarenakan air yang terjun ini berasal dari bongkahan batu, mengalir dari air pegunungan. Keistimewaan “Petung Mampis” ini memiliki ketinggian 50 sampai 60 meter. Airnya jernih dan suasana masih sangat alami. Bahkan di kawasan ini selain “Petung Mampis”, setidaknya ada dua objek wisata yang lebih dulu dikenal dan banyak dikunjungi wisatawan yaitu Pamanto Bukit Semama dan masih satu jalur dengan air terjun “Petung Mampis” tersebut,” pungkasnya.(SP)