oleh

Hadiri HUT Ke-20 Desa Seloto, Bupati KSB Titip Pesan Jaga Persatuan dan Interaksi Sosial Masyarakat

SUMBAWA BARAT – Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Desa Seloto,(6/2/2026). Kehadiran orang nomor satu di KSB tersebut menjadi perhatian utama dalam perayaan desa yang dikenal dengan keramahan masyarakatnya serta julukan “Desa Merica” itu.

Perayaan HUT ke-20 Desa Seloto mengusung tema “Maju Berintegritas, Tumbuh dalam Spiritualitas melalui Transformasi Diri Menuju KSB Maju Luar Biasa.” Kegiatan berlangsung dalam suasana sederhana namun khidmat, mencerminkan karakter Desa Seloto yang dikenal memiliki nuansa Islami dan religius yang kuat.

Kepala Desa Seloto, Ustadz Khairul Ihwan, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Desa Seloto terus tumbuh menjadi desa yang “qaryatun thayyibatun wa rabbun ghafur”, desa yang baik dan mendapat keberkahan.

Ia mengungkapkan bahwa Desa Seloto berdiri sejak 6 Februari 2006, dan peringatan 20 tahun baru dapat dilaksanakan secara resmi pada tahun 2026. Meski diakui masih terdapat berbagai keterbatasan dalam pelaksanaan kegiatan, kehadiran Bupati Sumbawa Barat dinilai menjadi penyempurna acara tersebut.

“Suksesnya sebuah acara tidak diukur dari banyaknya hiburan, tetapi dari siapa saja yang hadir dan memberi makna. Kehadiran Bupati menjadi kehormatan dan motivasi besar bagi kami,” ujarnya.

Khairul Ihwan juga menegaskan bahwa perayaan HUT desa ini menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenang dan menghargai jasa para pendiri Desa Seloto yang telah meletakkan fondasi pembangunan hingga desa dapat berkembang seperti saat ini.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian Desa Seloto yang dinilai telah menunjukkan kemandirian dalam usia dua dekade. Menurutnya, perjalanan 20 tahun bukanlah waktu yang singkat.

Berbagai dinamika pembangunan dan pergantian pemerintahan desa telah dilalui, hingga akhirnya Desa Seloto mampu masuk dalam kategori desa mandiri di Kabupaten Sumbawa Barat.

“Alhamdulillah, jika kita lihat hari ini, Desa Seloto termasuk desa yang mandiri. Ini menunjukkan adanya kerja keras, kebersamaan, dan komitmen masyarakat serta pemerintah desa,” ungkapnya.

Bupati Amar juga mengenang pengalamannya pertama kali mengunjungi Desa Seloto pada tahun 2005. Saat itu, ia merasakan kuatnya interaksi sosial dan kebersamaan antarwarga yang mencerminkan nilai-nilai desa sesungguhnya.

“Nuansa kekeluargaan dan interaksi sosial masyarakat sangat terasa. Ini adalah modal sosial yang harus terus dijaga,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Amar menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat Desa Seloto agar keberhasilan yang telah dicapai dapat menjadi landasan menuju transformasi kesejahteraan yang lebih baik. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan suasana kondusif menjelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades).

“Mari kita jaga proses Pilkades nanti dengan mengedepankan rasa kebersamaan dan kekeluargaan. Perbedaan pilihan adalah hal biasa, namun persatuan desa harus tetap menjadi yang utama,” pungkasnya.

Perayaan HUT ke-20 Desa Seloto pun diharapkan menjadi titik refleksi sekaligus pijakan untuk terus bergerak maju menuju desa yang berdaya saing, religius, dan sejahtera.