oleh

Persentase Keterpilihan Firin-Fud Diatas 92 Persen

SUMBAWA BARAT – Calon Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin menyebut persentase keterpilihan dirinya dengan Fud Syaifuddin sebagai pasangan calon tunggal di Pilkada KSB, terus mengalami kenaikan.

Di bulan Oktober ini, Haji Firin menyebut angka keterpilihan menyentuh 92 persen lebih. Persentase itu naik cukup signifikan dibanding bulan September yang berada diangka 87,75 persen.

“Saat ini sudah mencapai 92 persen lebih. Angka ini akan terus naik, mengingat tahapan kampanye masih berlangsung,’’ ungkap Haji Firin, saat kampanye terbatas di Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang, Kamis 29 Oktober 2020.

Pasangan  incumbent itu sendiri menargetkan persentase kemenangan di angka 95 persen di Pilkada 9 Desember mendatang. Target dimaksud diakui Haji Firin cukup tinggi. Namun jika dilihat dari antusiasme masyarakat di ratusan titik di 8 Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa Barat yang telah dikunjungi untuk berkampanye, Ia menyatakan tidak mustahil akan bisa dicapai. “Apalagi kalau bisa 100 persen. Ini luar biasa,’’ katanya.

Menurutnya, kemenangan dengan persentase tinggi sangat penting agar tidak ada lagi sekat baik antara sesama masyarakat maupun antara pemimpin dan rakyatnya sendiri.

“Kenapa harus menang besar, agar tidak ada lagi masyarakat yang malu datang ke rumah bupati dan wakil bupati. Ini pengalaman kami pada 2015 lalu, masyarakat yang calonnya kalah kemudian malu bahkan tidak pernah datang ke rumah Bupati – Wakil Bupati,” tandasnya.

Sekat yang terjadi selama empat setengah tahun terakhir juga berimbas pada sejumlah program yang dilaksanakan pemerintah. Haji Firin menceritakan, saat akan melaksanakan program jambanisasi sebagai program 100 hari pertama masa jabatannya, banyak masyarakat yang menolak.

“Yang menolak ini adalah orang-orang yang calonnya kalah. Tapi ketika program itu dijalankan, malah mereka demo, protes kenapa mereka tidak mendapat program itu. Padahal sebelumnya, mereka mengaku tidak butuh dan bisa menyediakan sendiri,” sesalnya.

Karena itu, ia berpandangan menyatukan masyarakat sebelum pemilihan sangat penting, sehingga kemenangan yang akan diraih pada 9 Desember mendatang adalah kemenangan seluruh masyarakat KSB.

Dengan demikian masyarakat kompak dalam mengawal bersama program yang dilaksanakan di lima tahun ke depan. Jika ada masalah, masyarakat bisa mengadu langsung ke bupati dan wabup.

“Kalau tidak bisa bertemu di kantor, bisa di rumah. Semua pintu kita buka, warga juga tidak malu lagi datang, karena calon yang dipilih menang,’’ tambahnya.

Baik Haji Firin maupun Fud Syaifuddin saat kampanye juga meluruskan sejumlah persoalan dan isu-isu yang muncul belakangan ini. Termasuk masalah investasi yang saat ini sedang menjadi isu hangat. Haji Firin berharap masyarakat menyikapi positif informasi-informasi yang berkembang. Menurutnya, keamanan investasi sangat dibutuhkan demi terciptanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat KSB.(*)