PO Bus dengan Trayek Terpanjang di Indonesia yang Menempuh Perjalanan Berhari-hari

Bus AKAP atau Antar Kota Antar Provinsi masih jadi salah satu moda transportasi umum paling diminati di Indonesia. Tarifnya yang lebih murah dibandingkan pesawat terbang, jadi alasan utama banyak orang lebih memilih bus AKAP meski harus menempuh waktu perjalanan yang sangat panjang.

Ya, selain melayani rute di dalam Pulau Jawa, hingga saat ini masih banyak PO bus AKAP yang juga melayani rute ke Pulau Sumatera, Pulau Bali, bahkan hingga Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat.

Khusus rute ke Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat, pilihannya memang tidaklah banyak. Berdasarkan penelusuran kumparan, setidaknya ada 4 PO bus yang melayani perjalanan sangat jauh itu.

Untuk menempuh perjalanan darat ke Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat, tentu bukanlah hal yang mudah. Selama perjalanan tersebut, bus harus menyeberang sebanyak 3 kali, yakni dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi di Pulau Jawa ke Pelabuhan Gilimanuk di Pulau Bali, lalu dilanjut menyeberang dari Pelabuhan Padang Bai di Pulau Bali ke Pelabuhan Lembar di Pulau Lombok, dan terakhir dari Pelabuhan Kayangan di Pulau Lombok menyeberang ke Pelabuhan Poto Tano di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Dengan 3 kali penyeberangan itu, durasi perjalanan yang harus ditempuh apabila melakukan perjalanan dari Jakarta menuju provinsi paling ujung di Pulau Nusa Tenggara Barat, yakni Bima, memakan waktu sekitar 3 hari 3 malam hingga 4 hari 3 malam.

Nah bagi Anda yang penasaran PO bus apa saja yang melayani rute dari Jakarta menuju Nusa Tenggara Barat, berikut kumparan sajikan informasi lengkapnya.

PO Rasa Sayang

Pertama ada perusahaan otobus (PO) Rasa Sayang. Ini jadi salah satu PO bus paling favorit bagi warga Bima, Sumbawa, dan sekitarnya yang ingin bepergian ke Pulau Bali atau Pulau Jawa.

Berdiri pertama kali pada 1992, PO Rasa Sayang dikenal banyak mengandalkan sasis bus dari Mercedes-Benz dan Hino. Adapun untuk bodinya, PO Rasa Sayang banyak menggunakan sasis bodi dari Rahayu Santosa.

Adapun untuk rute yang dilayani oleh PO Rasa Sayang, yakni dari Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Surabaya, Denpasar Bali, Mataram Lombok, Sumbawa, dan berakhir di Terminal Dara, Bima Nusa Tenggara Barat.

Untuk sekali perjalanan, dari Jakarta hingga berakhir di Bima, Nusa Tenggara Barat, PO Rasa Sayang mematok harga tiket berkisar Rp 750 ribu hingga Rp 850 ribu.

PO Langsung Indah

Berikutnya ada PO Langsung Indah yang juga merupakan PO bus legendaris dari tanah Nusa Tenggara Barat. Sama seperti PO Rasa Sayang, PO Langsung Indah juga melayani rute Jakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram, Sumbawa, hingga Bima.

Untuk armada busnya, PO Langsung Indah banyak mengandalkan sasis bus dari Mercedes-Benz berkode 1518 dan 1521. Sementara untuk bodinya, PO Langsung Indah banyak menggunakan bodi garapan karoseri Morodadi Prima.

Menyoal harga tiket untuk sekali perjalanan dari Jakarta menuju Bima Nusa Tenggara Barat, PO Langsung Indah mematok harga tiket berkisar Rp 850 ribu hingga Rp 950 ribu.

PO Safari Dharma Raya

Berikutnya ada PO Safari Dharma Raya yang ternyata juga memiliki rute dari Jakarta menuju Bima Nusa Tenggara Barat. Sama seperti 2 PO bus sebelumnya, perusahaan otobus asal Temanggung, Jawa Tengah ini juga turut melintasi beberapa kota lainnya di Nusa Tenggara Barat, seperti Sumbawa, Dompu, dan Mataram.

Berdiri pertama kali pada 1951, PO Safari Dharma Raya banyak menggunakan sasis bus dari Mercedes-Benz dan Scania yang dibalut bodi garapan Morodadi Prima, Adi Putro, dan Restu Ibu Pusaka.

Adapun harga tiket yang dibanderol oleh PO Safari Dharma Raya untuk sekali perjalanan dari Jakarta menuju Nusa Tenggara Barat, yakni berkisar Rp 710 ribu hingga Rp 810 ribu.

PO Dunia Mas


Pilihan PO bus terakhir yang melayani perjalanan dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumbawa Nusa Tenggara Barat, yakni adalah PO Dunia Mas.

Berdiri pertama kali pada 1955, PO Dunia Mas awalnya hanya melayani antar kota dalam provinsi atau AKDP dengan rute Bima-Dompu-Sumbawa. Namun seiring berjalannya waktu, memasuki 1997, PO Dunia Mas resmi melayani trayek antar kota antar provinsi dengan rute terjauh yang masih bertahan hingga saat ini, yakni Jakarta, Surabaya, Denpasar Bali, Mataram Lombok, Sumbawa, Dompu, Bima, hingga Labuan Bajo.

Dengan rutenya yang sangat jauh itu dan memakan waktu perjalanan berhari-hari, PO Dunia Mas banyak mengandalkan sasis bus dari Hino dan Mercedes-Benz dengan bodi garapan karoseri Laksana.

Bagi Anda yang ingin menaiki PO Dunia Mas dari Jakarta menuju Bima Nusa Tenggara Barat, siapkan dana sebesar Rp 800 hingga Rp 900 ribu.

Ya, jadi itulah 4 PO bus yang melayani rute dari Jakarta hingga Nusa Tenggara Barat dan harus melakukan penyeberangan hingga 3 kali dengan melewati 4 Pulau, yakni Pulau Jawa, Pulau Bali, Pulau Lombok, dan Pulau Sumbawa.***

Sumber: Kumparan